Mamaku tersayang … aku Muslim…

boneka mama

Mamaku tersayang tampak keberatan melihat saya berpuasa karena takut saya sakit dan menjadi kurus. Saya usahakan beri penjelasan dan pengertian ke mama tapi namanya ibu yang penuh kasih sayang dan lebih banyak menggunakan perasaan, jelas merasa khawatir. Saya sangat bahagia memiliki ibu yang selalu mendampingi dengan penuh cinta kasih dan sayang…. Alhamdulillah… 

Suatu ketika pada waktu berbuka puasa tahun ini …..

Mama : Kenapa sih jadi kaya gini ?

Chia : Jadi kenapa mam ?

Mama : (sambil menghela nafas) kenapa puasa kaya gini ? mama tidak suka kamu Islam…

Chia : Knapa gitu mam ?

Mama : Iya suka fanatik ama banyak yang ga bener…

Chia : Ah mam, itu mah bergantung orangnya mam, kalo Chia bener ga mam ? hehehe….. (jawab saya sambil canda … )

Chia : Ah mama mah orla…

Mama : Apa itu teh ?

Chia : Mama mah orde lama…

Mama : (…..???  kesian mama bingung ga ngerti hehehe….)

Chia : Kalo jaman dulu mah memang gitu kali mah, kalo sekarang mah udah modern mah, ada ustad dari hongkong segala di bandung,                 yang punya masjid di Tsim Tsa Tsui Kowloon Park mam. Namanya H.Muhammad Kholilulloh di Antapani mam.

Ya memang jawaban yang saya sampaikan kepada mama sangat praktis, bila jawaban yang terlalu sulit untuk di pahami takutnya malah akan membuat mama bingung, malahan jadi beban buat mama. Yang penting saya baik baik, dijalan yang benar dan terpenting tidak membuat mama papa khawatir.

Masalah perilaku manusia dan agama, menurut saya, faktor manusia jelas menentukan kearah mana manusia itu terbentuk selain faktor psiko-sosialnya diluar agama namun ajaran atau pemahaman akan sesuatu juga dapat mempengaruhi kejiwaan orang tersebut yang berdampak kepada perilakunya. Selama ajaran itu benar dipahami dan dijalankan oleh orang tersebut.

Kita lihat berapa banyak muslim di negara kita, maka jelas yang terlihat adalah muslim dari berbagai kalangan dan strata sosial ekonomi. Mereka berpredikat muslim namun apakah mereka benar benar seorang muslim yang menjalankan dan memiliki pemahaman Islam dengan baik?

Kita lihat di China atau Hongkong, bagaimana ? mereka mayoritas berpredikat Budha dan kepercayaan. Sama saja bila kita tinggal disana mungkin yang kita lihat sama seperti disini bahkan lebih parah, jauh lebih parah.

Kita lihat di Amerika, disana tingkat kejahatan, kesadisan jauh dari negara kita dan disana banyak sekali yang berpredikat Kristen. Tidak usah sulit kita lihat orang kulit hitam disana, parah sekali. Dari sikap dan perilaku kulit putih disana terhadap orang Asia termasuk China apalagi Indonesia yang muslim sangat diremehkan. Dan sangat terlihat sorot kebencian dari mata mereka. Tapi tidak semua, namun kebanyakan.

Mungkin demikian, mungkin juga tidak, entah juga. Walahualam…

Tapi yang penting adalah……. Allah SWT memang Baik dan Sangat Baik, akhir akhir ini mama bila sms ke saya kadang kala ada kata Alhamdulilah, bila telepon Samalalikum… maaf bukan salamualaikum.. maklum… namun hal itu sangat menyejukan hati dan tak terasa air mata ini sempat menetes beberapa kali ketika membacanya. Seakan mama telah membuka hati atas pilihan saya. Alhamdulillah Ya Rabb…

Allahuakbar….

Iklan

14 Komentar

  1. siaw ling said,

    7 November 2009 pada 02:19

    selama kita tidak menyimpang dan ajarannya benar dan kita merasa ada kedamaian dan kita benar2 meresapi ajarannya is oke

    • kchihui said,

      26 November 2009 pada 21:35

      Terima kasih buat koment nya

  2. dedy kurniawan setyoko said,

    7 November 2009 pada 02:58

    informasi yang sangat berharga

    Nice Blog.

    jangan lupa kunjungi http://kurniafisika.wordpress.com/

    • kchihui said,

      26 November 2009 pada 21:35

      Terima kasih mas, siap bertamu

  3. kchihui said,

    7 November 2009 pada 08:03

    Terima kasih buat koment nya and makasih banget udah mampir.

  4. salim said,

    17 November 2009 pada 02:49

    go go go, i like your standout

    • kchihui said,

      26 November 2009 pada 21:18

      Thanks a lot brother…

  5. Dedy Kurniawan Setyoko said,

    7 Desember 2009 pada 05:47

    Tulisan-tulisan mas di blog memang sangat menginspirasi saya, perjalanan hidup mas yang berpindah agama menjadi seorang muslim. Walaupun saya sejak lahir sudah mempunyai status sebagai seorang muslim, belum tentu mempunyai taraf keimanan yang setinggi mas. Inspiratif sekali, mengingatkan saya kalau saya lagi membangkang kepada-NYA. Kita bukan satu-satunya orang yang paling berat cobaanya di bumi ini, masih banyak orang yang mengalami cobaan yang lebih berat labi, untuk itu sudah sepatutnya kita bersyukur kepada-NYA

    • kchihui said,

      7 Desember 2009 pada 11:34

      Amin Ya Rohbal’alamin. Terima kasih banyak mas. Salam buat keluarga.

  6. 25 Desember 2009 pada 20:44

    maaf bang , apa yang abang lakukan ketika abang mengalami stress ?
    dan apa obat nya dalam kegagalan yang sangat besar ?
    kirim email yah

    • kchihui said,

      24 April 2010 pada 19:01

      Bagi abang, mungkin hanya berserah kepada ALLAH Swt. Karena pada titik tertentu kita hanya akan terdiam terpaku , mengingat betapa tidak berdayanya kita manusia. Bila tidak bisa berserah mungkin belum sampai pada titik tersebut, titik puncak dimana sudah tidak ada batasan antara kehidupan dan kematian.

  7. ali muhdhor said,

    11 Januari 2010 pada 01:18

    alhamdulillah,dalam hidup di dunia yang cuma satu kali anda telah di temukan dengan islam,tinggal pendalaman sampai akhir hayat karna ilmu islam tak pernah habis di kaji….katanya begitu,juga pesan aku jangan pernah berhenti mendalami islam,nanti kenikmatan kenikmatan dalam hidup ini akan sangat terasa,indah sahabat ,tentram, ayem tak ada kebencian….ahhhhh sungguh luar biasa kuasa ALLOH

  8. yuliani said,

    12 Mei 2010 pada 11:31

    Ya Allah, engkau telah menunjukan hidayah kpd Khcihui, semoga engakau juga memberikan hidayah padaku, agar hamba selalu Mengingat Engkau ya Allah. amien amien ya rabbal alamin..

    • kchihui said,

      12 Mei 2010 pada 17:19

      Amin Ya Rabb. Terima kasih.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: